SciSimulator
Kembali ke Eksperimen

Arus dalam Rangkaian Seri & Paralel Panduan

FisikaPemulaWaktu baca: 3 menit

Ikhtisar

Aliran muatan listrik mengikuti hukum kekekalan yang ketat. Dalam rangkaian seri, hanya ada satu jalur untuk arus; dalam rangkaian paralel, arus terbagi menjadi beberapa jalur. Eksperimen ini akan membantu Anda menemukan aturan arus dalam rangkaian seri dan paralel melalui simulasi waktu nyata dan perbandingan data.

Latar Belakang

  • Tumpukan Volta: Pada tahun 1800, Volta menemukan baterai, memungkinkan studi tentang arus listrik yang stabil.
  • Hukum Kirchhoff: Pada tahun 1845, Gustav Kirchhoff mengusulkan hukum rangkaian yang secara ketat menjelaskan hubungan konservasi arus simpul dan tegangan loop.
  • Era Elektrifikasi: Edison awalnya mempromosikan jaringan arus searah (DC) (berfokus pada beban paralel), sementara Tesla mempromosikan arus bolak-balik (AC), yang akhirnya meletakkan dasar bagi sistem tenaga modern.

Konsep Utama

Rangkaian Seri

Jalur Tunggal\text{Jalur Tunggal}

Sebuah rangkaian di mana komponen dihubungkan satu demi satu. Arus mengalir dari terminal positif, melalui semua komponen, dan kembali ke terminal negatif.

Rangkaian Paralel

Jalur Ganda\text{Jalur Ganda}

Sebuah rangkaian di mana komponen dihubungkan berdampingan di antara dua titik. Arus terbagi menjadi beberapa jalur di titik persimpangan (simpul).

Arus Utama

ItotalI_{\text{total}}

Dalam rangkaian paralel, arus total sebelum pemisahan atau setelah penggabungan kembali. Ini seperti saluran utama sungai.

Arus Cabang

I1,I2I_1, I_2

Dalam rangkaian paralel, arus yang mengalir melalui setiap cabang individu. Jumlah arus cabang sama dengan arus utama.

Formula & Penurunan

Hukum Arus Seri

I=I1=I2I = I_1 = I_2
Dalam rangkaian seri, arus sama di mana-mana. Karena hanya ada satu jalur, jumlah muatan yang melewati setiap komponen adalah identik.

Hukum Arus Paralel

I=I1+I2I = I_1 + I_2
Dalam rangkaian paralel, arus utama sama dengan jumlah arus cabang. Ini menunjukkan hukum kekekalan muatan.

Langkah Eksperimen

  1. 1

    Amati Arus Seri

    Pilih "Rangkaian Seri" di panel kontrol. Atur R1=10ΩR_1=10\Omega, R2=20ΩR_2=20\Omega, dan tutup sakelar. Amati pembacaan ampermeter II, I1I_1, dan I2I_2. Apakah arusnya persis sama, meskipun resistansinya berbeda?
  2. 2

    Beralih ke Rangkaian Paralel

    Ubah rangkaian menjadi "Rangkaian Paralel". Amati bagaimana arus terbagi dalam diagram rangkaian. Apa hubungan antara arus utama dan arus cabang?
  3. 3

    Eksplorasi Pembagian Arus Paralel

    Dalam mode paralel, pertahankan R1=10ΩR_1=10\Omega konstan dan coba tingkatkan resistansi R2R_2. Amati perubahan pada I1I_1 dan I2I_2. Semakin besar resistansi cabang, semakin ____ arus yang diterimanya?
  4. 4

    Verifikasi Rumus Arus Total

    Catat pembacaan I1I_1 dan I2I_2 pada saat tertentu dan hitung apakah jumlahnya sama dengan arus total ItotalI_{total}. Coba ubah tegangan catu daya untuk melihat apakah aturan ini masih berlaku.

Hasil Pembelajaran

  • Belajar membedakan karakteristik struktural rangkaian seri dan paralel.
  • Memverifikasi secara eksperimental aturan bahwa arus sama di mana-mana dalam rangkaian seri.
  • Memverifikasi secara eksperimental aturan bahwa arus utama sama dengan jumlah arus cabang dalam rangkaian paralel.
  • Memahami efek resistansi pada pembagian arus dalam rangkaian paralel: resistansi yang lebih besar menyebabkan arus yang lebih kecil.

Aplikasi Nyata

  • Rangkaian Rumah: Soket dan lampu biasanya dihubungkan secara paralel, memastikan bahwa jika satu lampu mati, yang lain tetap menyala, dan setiap perangkat dapat menarik arus dari suplai utama.
  • Lampu Dekoratif: Lampu string gaya lama menggunakan koneksi seri, jadi jika satu bola lampu mati, seluruh string akan mati.
  • Dasbor Mobil: Berbagai sensor dan indikator dihubungkan secara paralel sehingga tidak saling mengganggu.

Kesalahpahaman Umum

Salah
Dalam rangkaian seri, arus "digunakan" dan menjadi lebih kecil setelah melewati resistor.
Benar
Salah. Arus adalah aliran muatan, dan muatan tidak dikonsumsi saat melewati resistor. Intensitas arus persis sama di setiap titik rangkaian seri.
Salah
Dalam rangkaian paralel, arus di setiap cabang selalu sama.
Benar
Tidak selalu. Arus hanya terbagi rata jika resistansi di setiap cabang sama. Cabang dengan resistansi lebih tinggi akan menerima arus lebih sedikit.

Bacaan Lebih Lanjut

Siap untuk memulai?

Sekarang setelah Anda memahami dasar-dasarnya, mulailah eksperimen interaktif!