Arus dalam Rangkaian Seri & Paralel Panduan
Ikhtisar
Aliran muatan listrik mengikuti hukum kekekalan yang ketat. Dalam rangkaian seri, hanya ada satu jalur untuk arus; dalam rangkaian paralel, arus terbagi menjadi beberapa jalur. Eksperimen ini akan membantu Anda menemukan aturan arus dalam rangkaian seri dan paralel melalui simulasi waktu nyata dan perbandingan data.
Latar Belakang
- Tumpukan Volta: Pada tahun 1800, Volta menemukan baterai, memungkinkan studi tentang arus listrik yang stabil.
- Hukum Kirchhoff: Pada tahun 1845, Gustav Kirchhoff mengusulkan hukum rangkaian yang secara ketat menjelaskan hubungan konservasi arus simpul dan tegangan loop.
- Era Elektrifikasi: Edison awalnya mempromosikan jaringan arus searah (DC) (berfokus pada beban paralel), sementara Tesla mempromosikan arus bolak-balik (AC), yang akhirnya meletakkan dasar bagi sistem tenaga modern.
Konsep Utama
Rangkaian Seri
Sebuah rangkaian di mana komponen dihubungkan satu demi satu. Arus mengalir dari terminal positif, melalui semua komponen, dan kembali ke terminal negatif.
Rangkaian Paralel
Sebuah rangkaian di mana komponen dihubungkan berdampingan di antara dua titik. Arus terbagi menjadi beberapa jalur di titik persimpangan (simpul).
Arus Utama
Dalam rangkaian paralel, arus total sebelum pemisahan atau setelah penggabungan kembali. Ini seperti saluran utama sungai.
Arus Cabang
Dalam rangkaian paralel, arus yang mengalir melalui setiap cabang individu. Jumlah arus cabang sama dengan arus utama.
Formula & Penurunan
Hukum Arus Seri
Hukum Arus Paralel
Langkah Eksperimen
- 1
Amati Arus Seri
Pilih "Rangkaian Seri" di panel kontrol. Atur , , dan tutup sakelar. Amati pembacaan ampermeter , , dan . Apakah arusnya persis sama, meskipun resistansinya berbeda? - 2
Beralih ke Rangkaian Paralel
Ubah rangkaian menjadi "Rangkaian Paralel". Amati bagaimana arus terbagi dalam diagram rangkaian. Apa hubungan antara arus utama dan arus cabang? - 3
Eksplorasi Pembagian Arus Paralel
Dalam mode paralel, pertahankan konstan dan coba tingkatkan resistansi . Amati perubahan pada dan . Semakin besar resistansi cabang, semakin ____ arus yang diterimanya? - 4
Verifikasi Rumus Arus Total
Catat pembacaan dan pada saat tertentu dan hitung apakah jumlahnya sama dengan arus total . Coba ubah tegangan catu daya untuk melihat apakah aturan ini masih berlaku.
Hasil Pembelajaran
- Belajar membedakan karakteristik struktural rangkaian seri dan paralel.
- Memverifikasi secara eksperimental aturan bahwa arus sama di mana-mana dalam rangkaian seri.
- Memverifikasi secara eksperimental aturan bahwa arus utama sama dengan jumlah arus cabang dalam rangkaian paralel.
- Memahami efek resistansi pada pembagian arus dalam rangkaian paralel: resistansi yang lebih besar menyebabkan arus yang lebih kecil.
Aplikasi Nyata
- Rangkaian Rumah: Soket dan lampu biasanya dihubungkan secara paralel, memastikan bahwa jika satu lampu mati, yang lain tetap menyala, dan setiap perangkat dapat menarik arus dari suplai utama.
- Lampu Dekoratif: Lampu string gaya lama menggunakan koneksi seri, jadi jika satu bola lampu mati, seluruh string akan mati.
- Dasbor Mobil: Berbagai sensor dan indikator dihubungkan secara paralel sehingga tidak saling mengganggu.
Kesalahpahaman Umum
Bacaan Lebih Lanjut
Siap untuk memulai?
Sekarang setelah Anda memahami dasar-dasarnya, mulailah eksperimen interaktif!