Persilangan Monohibrid Mendel Panduan
Ikhtisar
Mengapa orang tua bermata cokelat terkadang memiliki anak bermata biru? Mengapa tanaman kacang polong tinggi menghasilkan keturunan yang pendek? Pada pertengahan abad ke-19, Gregor Mendel mengungkap misteri hereditas melalui karyanya dengan tanaman kacang polong. Simulasi ini memodelkan persilangan monohibrid, membantu Anda memahami bagaimana sifat-sifat memisah dan hukum statistik di balik keacakan genetik.
Latar Belakang
Konsep Utama
Alel (Allele)
Salah satu dari sepasang gen yang terletak pada posisi yang sama pada kromosom homolog yang mengontrol sifat tertentu. Biasanya dilambangkan sebagai (dominan) dan (resesif).
Genotipe (Genotype)
Komposisi genetik dari suatu organisme individu. Termasuk homozigot (, ) dan heterozigot ().
Fenotipe (Phenotype)
Sifat-sifat fisik yang dapat diamati dari suatu organisme. Dalam dominansi penuh, baik maupun mengekspresikan fenotipe dominan yang sama.
Hukum Segregasi (Law of Segregation)
Selama pembentukan gamet, kedua alel dari pasangan gen memisah satu sama lain sehingga setiap gamet hanya membawa satu alel untuk setiap gen.
Formula & Penurunan
Rasio Penyerbukan Sendiri Heterozigot ()
Langkah Eksperimen
- 1
Atur Induk
Pilih genotipe untuk Induk 1 dan Induk 2 di panel kontrol. Cobalah mengatur model klasik ''. - 2
Amati Segregasi Gamet
Lihat diagram tengah untuk mengamati bagaimana setiap induk menghasilkan gamet dan . Berapa probabilitas kemunculan masing-masing jenis gamet? - 3
Bangun Kotak Punnett
Kotak tersebut menunjukkan semua hasil yang mungkin dari kombinasi gamet acak ( kombinasi). Berapa probabilitas dari setiap hasil? - 4
Simulasi Skala Besar
Atur jumlah keturunan ke dan klik 'Jalankan Simulasi'. Amati rasio sebenarnya dari fenotipe dominan dan resesif. Apakah sesuai dengan ekspektasi teoritis? Cobalah tingkatkan menjadi dan amati bagaimana rasio berubah. (Petunjuk: Semakin besar ukuran sampel, pola akan semakin ____.)
Hasil Pembelajaran
- Menguasai definisi alel, genotipe, dan fenotipe.
- Memahami secara mendalam mekanisme Hukum Segregasi (segregasi gamet dan fertilisasi acak).
- Mahir menggunakan kotak Punnett untuk memprediksi distribusi genotipe dan fenotipe pada keturunan.
- Mengenali hubungan antara keacakan genetik dan Hukum Bilangan Besar.
Aplikasi Nyata
- Konseling Genetik: Memprediksi risiko gangguan genetik resesif (misalnya, Albinisme) berdasarkan riwayat keluarga.
- Pemuliaan Tanaman dan Hewan: Memusatkan sifat-sifat yang diinginkan (misalnya, ketahanan terhadap penyakit, hasil panen tinggi) ke dalam satu varietas melalui persilangan selektif.
- Diagnosis Klinis: Menyimpulkan status pembawa individu menggunakan silsilah keluarga untuk mendukung pengobatan presisi.
- Tes Paternitas DNA: Ilmu forensik dan layanan tes genetik pribadi menggunakan prinsip pewarisan Mendel untuk menentukan hubungan biologis dengan membandingkan alel.
- Pengeditan Gen (CRISPR): Teknologi pengeditan gen modern didasarkan pada prinsip pewarisan Mendel untuk memodifikasi gen tertentu dengan presisi.
Kesalahpahaman Umum
Bacaan Lebih Lanjut
Siap untuk memulai?
Sekarang setelah Anda memahami dasar-dasarnya, mulailah eksperimen interaktif!